Hatsune Miku 5 kesalahan berbahasa Indonesia yang ada di kehidupan sehari-hari
Posted by : Pradanaput Senin, 11 Maret 2019


Sebagai penutur asli bahasa Indonesia, yang dibesarkan dengan bahasa Indonesia dan bersekolah menggunakan bahasa Indonesia, tidak menjamin bahasa Indonesia kita bersih dari segala kesalahan. Misalnya saja kesalahan-kesalahan penggunaan bahasa Indonesia yang sering kita jumpai di tempat umum ini.
Mulai dari kesalahan gramatikal seperti tidak tepatnya imbuhan, kesalahan ejaan, hingga kesalahan diksi yang membuat artinya melenceng dari makna yang diharapkan. Berikut 5 kesalahan ejaan dalam bahasa indonesia sebagai berikut :

1.     Photocopy atau  Fotokopi?


Keduanya sama-sama benar. Perbedaannya adalah kata photocopy merupakan kata dalam bahasa Inggris, sedangkan fotokopi adalah kata serapannya dalam bahasa Indonesia. Terkadang karena bingung tentang kaidah penyerapan dalam bahasa Indonesia, atau karena minimnya pengetahuan bahasa Inggris, kesalahan ejaan seperti ini sering sekali dilakukan.

Pembetulan : Fotokopi




2.    Terima Kost


Ada beberapa kesalahan dalam pamflet tersebut. Pertama, kata kost tidak ada dalam bahasa Indonesia. Kata yang benar menurut KBBI adalah indekos, yang berarti tinggal di rumah orang lain dengan atau tanpa makan (dengan membayar per bulan). Kedua, kost tidak bisa diterima, yang diterima adalah anak indekos, yang membayar untuk dapat tinggal di rumah tersebut.

    Pembetulan: Menawarkan Jasa Indekos



3.    Melayani COD

COD atau Cash on Delivery adalah istilah umum sekali bagi para konsumen toko online. Sering terlihat di banner di jalan raya yang mengiklankan toko online kenamaan dengan tulisan kami melayani COD. Padahal yang dilayani sebenarnya bukan COD, karena COD tidak bisa dilayani. Yang sebenarnya dilayani adalah konsumen yang ingin pembayaran dilakukan pada saat barang diterima.

    Pembetulan: Menawarkan Layanan COD



4.    Di Kontrakan
Di kontrakan, dikontrakan, dikontrakkan, atau di kontrakkan? Sebenarnya bagaimana sih penulisan yang benar?
Jika tidak melihat gambar di atas, mungkin pembaca akan berasumsi bahwa kata “di kontrakan” memberikan informasi bahwa seseorang sedang berada di rumah kontraknya. Padahal yang dimaksud adalah ada sebuah rumah yang akan disewakan oleh pemiliknya. Ada dua kesalahan dalam penulisan kata yang singkat ini. Satu, tertukarnya fungi di- sebagai imbuhan dengan di yang merupakan kata depan. Dua, pemberian afiks -kan yang tertukar dengan afiks -an.

    Pembetulan: Dikontrakkan



5.    Mie Ayam Jakarta
Semua orang sudah terbiasa dengan kata mie hingga tidak sadar bahwa kata mie sebenarnya bukanlah kata yang baku. Penulisan yang sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah mi tanpa huruf e. Kalau benar-benar dicari dalam KBBI, kita masih akan menemukan kata mie sih, tetapi hasil yang ditemukan adalah sebagai berikut.

mie: bentuk tidak baku dari mi

Dalam bahasa Indonesia tidak dikenal diftong ie. Diftong yang ada dalam bahasa Indonesia hanyalah ai, au, dan oi.

    Pembetulan: Mi Ayam Jakarta


Nah, itulah 10 kesalahan penggunaan bahasa Indonesia yang sering kita jumpai di tempat umum. Setelah belajar tentang tata bahasa Indonesia, kamu mungkin akan mulai terganggu ketika menemukan kesalahan-kesalahan semacam ini di lingkungan sekitarmu.



Sumber : https://typoonline.com/blog/10-kesalahan-penggunaan-bahasa-yang-sering-kita-jumpai-di-tempat-umum/

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Pradana Putra Utomo - My Youtube Channel - Powered by Blogger - Designed by Mellowzy -